Showing posts with label Profil. Show all posts
Showing posts with label Profil. Show all posts

Monday, November 25, 2013

Ahmad Ammar, meminang bidadari

Ahmad Ammar, anak muda yang menjadi bualan di dunia maya, menjadi rakyat Malaysia pertama yang dimakamkan di pemakaman yang menempatkan makam Abu Ayyub Al Ansori r.a., syuhada' dan sahabat Rasulullah SAW di kota Constantinopel.

Baru berusia 20-an, beliau dijemput Allah pada 2 November 2013 di bumi Turki setelah terbabit dengan kemalangan dengan sebuah ambulan. Kuasa Allah menentukan segalanya. Beliau yang diceritakan terlibat dalam misi bantuan ke Syria telah bermimpi bertemu bidadari sebagaimana yang menjadi mainan mimpi para syuhada' sebelum dijemput Allah.

Ammar bersama keluarga di RMC

Saya tidak mengenali beliau, tetapi melalui tulisan sahabatnya dan video yang saya tonton, menjadikan diri ini terlalu kerdil untuk membicarakan tentang diri beliau, namun, terpanggil untuk berkongsi kisah beliau walaupun sekadar berkongsi dari tulisan sahabat beliau.

Friday, November 8, 2013

Biografi ringkas As-syahid Hasan Al-Banna

Al-Imam as-Syahid Hasan al-Banna

Hassan Ahmed Abdel Rahman Muhammed al-Banna atau lebih dikenali dengan Hasan al-Banna dilahirkan pada 14 Oktober 1906 di desa al-Mahmudiya yang terletak di daerah al-Bahriyyah, Iskandariah, Mesir. Beliau berasal dari sebuah keluarga ulama yang dihormati dan terkenal kerana begitu kuat mentaati ajaran dan nilai-nilai Islam. Mujahid Islam ini dibesarkan dalam suasana keluarga yang merendah diri dan hidup dalam keadaan serba sederhana.

Ayahnya, Syeikh Ahmad Ibn Abdul Rahman al-Banna al-Sa'ati, ialah seorang ulama, imam, guru dan pengarang beberapa buah kitab hadis dan feqah perundangan Islam yang berkelulusan Universiti al-Azhar, Mesir.

Beliau dikenali sebagai seorang yang bersopan santun, pemurah, merendah diri dan tingkah laku yang menarik. Namun beliau hanya bekerja sebagai tukang jam di desa al-Mahmudiya untuk menyara keluarganya. Masa yang selebihnya digunakan untuk mengkaji, menyelidik dan mengajar ilmu-ilmu agama seperti tafsir al-Quran dan hadis kepada penduduk tempatan.

Hasan Al Banna dan Palestin

Sebagai seorang ulama, syeikh Ahmad Ibn Abdul Rahman al-Banna mempunyai perpustakaan yang agak besar di rumahnya. Beliau menghabiskan sebahagian masanya mempelajari sunnah Rasulullah dan membincangkannya dengan rakan-rakan di kedai dan di rumah. Hassan al-Banna juga sering menghadiri dan mengambil bahagian dalam perbincangan tersebut. Pertemuan ini memberi kesan yang mendalam kepada pemikiran, wawasan dan yang penting perwatakannya. Ketokohan, keilmuan dan keperibadian Syeikh Ahmad al-Banna diwarisi oleh Hassan al-Banna.

Sunday, March 25, 2012

Palestinians mark the 8th anniversary of martyrdom of Sheikh Yassin

Hamas movement and the Palestinian people mark today the eighth anniversary of the martyrdom of Sheikh Ahmed Yassin, the founder of "Hamas" movement after he was assassinated by the Israeli occupation air forces while heading to home after offering dawn prayers in As-Sabra neighborhood in the Gaza city.

 
Palestinian Islamic movement founded by As Syahid Sheikh Ahmed Yassin

Ahmed Ismael Yassin was born in 1938 in the destroyed village of Al-Joura, Majdal district, near the present-day Zionist town of Ashkelon - or Askalan in Arabic. Yassin's father died when he was five years old.

Sunday, January 23, 2011

Umayyah binti Qais al-Ghiffariah, muslimah perawat di medan Jihad

Sebuah kalung dihadiahkan Rasulullah SAW atas keberanian Umayyah binti Qais al-Ghiffariah turun ke medan Perang Khaibar. Meskipun seorang perempuan, keberanian Umayyah untuk membela agama Allah SWT sungguh luar biasa. Ia membela agama Allah sesuai dengan kemampuannya.

Wanita pemberani itu turun ke medan perang untuk membantu dan merawat para sahabat yang terluka. Kalung yang disematkan Rasulullah SAW di leher Umayyah, merupakan tanda kekaguman atas pengorbanan dan keberanian sang perawat mujahidah.

Umayyah berasal dari suku Ghiffar, keturunan Abu Dzar al-Ghiffari. Pada saat masih remaja, cahaya iman yang ditebarkan Rasulullah SAW menyinari harinya. Ia pun rela menempuh perjalanan jauh demi bertemu tokoh idola sepanjang zaman, Rasulullah SAW. Umayyah menghadap Rasulullah dan berjanji untuk membantu perjuangan dakwah Islamiah.

Pada tahun ke-7 Hijriah atau 629 M, pasukan Rasulullah SAW bertempur melawan orang-orang Yahudi yang tinggal di Oasis Khaibar, sejauh 150 kilometer dari Madinah atau Timurlaut Semenanjung Arab. Dengan demikian, pertempuran itu dikenal sebagai Perang Khaibar. Perang itu terjadi tak lama setelah Perjanjian Hudaibiyah.

Mendengar pasukan Muslimin akan berangkat ke medan perang, Umayyah bersama beberapa wanita dari Bani Ghiffar bersegera lalu menghadap Rasulullah SAW. "Wahai Rasulullah, kami ingin keluar bersamamu (ke Khaibar), kami ingin mengubati mereka yang luka dan menolong kaum Muslimin semampu kami," ujar Umayyah seperti dituturkan Ibnu Hisyam dalam "Para Syuhada Wanita Khaibar dan Kisah Wanita dari Suku Ghiffar."

Sunday, August 1, 2010

Amir Dokka Abu Usman: ''Ramadan is the best time for Jihad!''

In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful

Praise be to Allah, Who created us as Muslims and blessed us with Jihad, giving us a chance to earn Paradise.

Peace and blessings be upon the Leader of all Mujahideen, Prophet Muhammad, his family, his companions and all those, who follow his path up to the Judgment Day.

And then…

 

Another month of Ramadan has come, the month of our Lord’s Mercy, of hope, repentance and righteous deeds. And the best deed for the Umma today is fighting on the path of Allah.

There is no corner of the world today, where Muslim blood is not being spilled. The enemy is insidious, brutal and stubborn. Muslims are humiliated, the religion of Allah is thrown behind the backs, rulers and scholars are weak. Falsehood has seized power.

We testify, that truthful were the words of our Prophet Muhammad (s.a.s), who warned us, that a time will come, when enemies would attack Muslims, like a hungry bunch on a dish with food, calling each other as helpers. And the reason for Muslim weakness, despite their great numbers, will be love of this life, and dislike of death.

We also testify the truthfulness of the Messenger of Allah (s.a.w.), who gave a recipe for curing the illness of weakness and humiliation.

“If you indulge in iyna (form of trade), and follow the tails of cows, and became content with being farmers, and ignored Jihad, Allah will impose on you a humiliation that would not be taken away until you go back to your religion.”

Saturday, July 17, 2010

Adel Musleh As-Saifi, a remembered Qasamiyyun


Adel Musleh
 As-SaifiIt was the best of times, it was the worst of times, it was the age of wisdom, it was the age of foolishness, it was the epoch of belief, it was the epoch of incredulity, it was the season of Light, it was the season of Darkness, it was the spring of hope, it was the winter of despair, we had everything before us, we had nothing before us, we were all going direct to Heaven, we were all going direct the other way.

Adel As-Saifi in other countries Men like Adel As-Saifi got so many prizes and so many promotions. Adel As-Saifi was the man. He was the man in an age when only very few men lived. He was a man who worked day and night to help others in a time when people are very selfish.

He was a man who created, invented and innovated for the sake of his people, for the sake of his land, for the freedom of his land and people…etc. Those who knew him, always said how humble and how modest he was. He was a man who disliked saying “I” though he achieved great things.

Childhood:

He is a Palestinian from Gaza. He was born in September 22nd 1970 in Gaza in a big family. He was brought up in a very humble and simple family. Adel As-Saifi was the boy who had a special case with his father.

He worked with his brothers in the social service center. He preferred to work in this field because he was fond of helping people especially children. Zionist forces arrested twice in As-Saraya jail in 1993.

Adel As-Saif

Al Qassam Brigades:


He joined to Al Qassam Brigades in 2002, during his path with Al Qassam Brigades, Al Qassam leadership witnessed that he was a very discipline soldier in his duty, his worked as a police man in the government to serve his people. He participated in several actions to resist the occupation as:

Thursday, July 8, 2010

Mike Tyson menangis di Raudah

Bekas juara tinju heavyweight dunia, Mike Tyson, kelihatan menangis ketika berada Raudah semalam dan menganggap dirinya bertuah kerana berada di satu daripada taman syurga. Berita ini dipetik daripada Agensi Press ketika itu Tyson berada di Madinah semalam, 7/7/2010.

Lawatan Tyson ke Arab Saudi untuk mengerjakan umrah ditemani Ketua Persatuan Dakwah Kanada, Shahzad Muhammad.

TYSON dengan pakaian ihram bersiap untuk ke Makkah bagi menunaikan umrah, dua hari lepas.

Kata Shahzad, Tyson menjadi begitu emosional ketika mengucapkan salam kepada Rasulullah (SAW) “Dia menangis lebih setengah jam ketika berdiri di depan makam Nabi sambil mengangkat tangannya.

“Tyson terus berada di kawasan Raudah selama beberapa jam untuk bersolat, membaca al-Quran dan berzikir,” katanya.

Saturday, June 26, 2010

the4thEngineer, behind it's name

Muhannad Al-Taher... The Forth Engineer

There are a few people who work to give not to get . He is the one who searches to give people most of his time and effort. It is not for the sake of showing of but for the sake of Allah and for the sake of the dozens who were out of homes and land. Muhannad should enter the life of harsh , the life struggle , the life effort , because of his people.

Childhood

One may imagine that Muhannad lived a very bad life that led him to be “a terrorist” or “a killer” in his youth. Never.. he was the last baby to his family, so they take care of him to be the best in his future. Muhannad can do whatever he likes .Means he is free or you can say that he is babied boy and youth. He is the last child to his mother. She likes him very much and that is clear in his marvelous video which shows his best relation with his mother. Muhannad was born in 1976 and brought up in an honored family.

Education

He finished his primary school from Amru Bin Al-Aass and continued his preparatory and secondary in the school of Qedri Tukan in Nablus. He entered Al-Najah university to learn Islamic studies but the Zionist troops made him not to complete when they assassinated him before days of his graduation from the University.

As-Syahid Nabil, pemuda Al-Quran

“Apakah ibu redha padaku ?” itulah kalimat terkahir yang diucapkan Asy-Syahid Nabil Abdirrahman sesaat sebelum ia meninggalkan kehidupan fana ini. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di hospital Rafidia Nablus.

Tentera Mujahid

Nabil Khatir lahir di kampung Baruqain berhampiran Salvet pada 25/2/1979. Sebegaimana keluarga Mujahid lainya, Nabil Khatir terkenal dengan ketakwaan dan kesolehannya. Ia adalah anak bongsu dari lima saudara lelaki dan enam saudara perempuannya. Tentunya ia punyai sifat yang tidak dimiliki oleh saudara-saudaranya yang lain, sebagai anak paling kecil di rumah tersebut. Namun ia lebih memilih tinggal di rumahnya sahaja.

Briged Izzuden Al Qassam

Nabil mendapat pendidikan awal dan menengah di kampungnya di Barqoin dan berhasil memperoleh ijazah jurusan ilmu alam.

Dia seorang yang cerdas, pintar dan giat dalam belajar. Sejak kecil dia dididik dengan akhlak Islam. Keluarganya terkenal sebagai orang yang taat beragama. Sejak masih anak-anak dia sudah dikenalkan dengan masjid dan pendidikan jihad. Tak jarang ia terserempak dengan tentera Israel, ketika pasukan zionis dengan bengisnya menghancurkan rumahnya saat menggeledah dan menangkap suadaranya, terutama pada intifadhah pertama.

Sunday, April 25, 2010

Teringat kisah lama ketika di Matrikulasi

"Dan (mereka dilayani) bidadari-bidadari yang cantik parasnya (bermata jeli), seperti mutiara yang tersimpan dengan sebaik-baiknya." (QS Al-Waaqi'ah : 22-23)

Masih segar di ingatan sewaktu mengikuti kuliah seorang lecturer engineering semasa belajar di matrik uia, Petaling Jaya. Malam tersebut kehadiran pelajar macam biasa, hampir penuh dewan kuliah. Kuliah bermula dengan tazkirah mengingati hati-hati yang tidur. Aku yang suka ambik port belakang sekali, terkesan juga dengan peringatan-peringatan yang disampaikan..MasyaAllah, sesungguhnya diri ini perlu dimuhasabah setiap masa jika inginkan cahaya dari Allah..

Iman manusia pasti bertambah dan menurun, setiap kali menghadirkan diri ke majlis ilmu, terasa level iman naik sedikit. Tapi lepas je majlis ilmu, mula la pelbagai dakyah masuk ke telinga.. Sedikit demi sedikit iman start jatuh.. Mungkin sesetengah kita mampu beristiqomah untuk terus menigkatkan tahap iman masing-masing, namun kadangkala pengaruh sekeliling tidak mampu kita tepis, seteguh manapun istiqomah, sesaat pasti terkulai..

Dah lari topik ni, balik ke malam kuliah di PJ.. lepas bagi tazkiyah, lecturer tu cerita la pasal penderitaan umat Islam di seluruh dunia, palestin antara isu utama.. penderitaan demi penderitaan mereka dikongsi bersama para ikhwah dan akhawat yg hadir malam tu..bila gambar2 kekejaman yahudi laknatullah terhadap umat islam palestin dipertontonkan, mula lah mata2 yg merasai kepedihan perjuangan saudara2 mereka dipalestin menampakkan kejernihan, air mata mengalir laju..aku sebagai rijal yg lebih kuat berbanding nisa tertahan2, last2 menitik jgk..mane taknya, klu 2 keping gambar bleh la tahan..klu dah berkeping2, siap dgn background speech yg sedih2 plak..kompem la tertumpah gak..

Bantulah umat Islam yg dilanda ujian semampu kalian, walaupun sekadar berdoa

Bibit kisah perjuangan para pemuda pemudi palestin dilontarkan, ramai antara yg menemui syahid..dalam usia yg terlalu muda, mereka telah pergi menemui Sang Pencipta..meninggalkan kita yg masih terkial-kial mencari makna hidup, yg kadangkala tertipu dgn gemerlapan dunia..alangkah bahagianya mrk dikurniakan bumi para syuhada'..

Friday, April 23, 2010

Pra-syarat untuk layak menanggotai Brigade Kataaib Al-Qassam - BRIGED HAMAS

Hamas sebuah organisasi utama politik Palestin, sejak didirikan Syekh Ahmad Yasin pada 14 Desember 1987, terus membesar. Hamas membentuk sayap militer Brigade Izzudin Al Qassam. Anggotanya harus melalui pemilihan yang ketat. Mereka diambil dari pemuda-pemuda yang lulus ujian akhlak dan keimanan.

Para recruiter Al Qassam, umumnya, akan mencari calon pejuang dari jamaah solat Subuh di masjid-masjid Gaza dan seluruh kawasan Tebing Barat. Pemuda yang tak pernah ketinggalan solat Subuh berjamaah adalah calon terbaik perajurit Hamas. Jadi, pemuda Palestin yang suka merokok, apalagi bau minuman keras, jangan harap akan diterima sebagai militer Al Qassam.

Perajurit ikhlas dan bebas maksiat memang menjadi modal utama. Sebab, Hamas yakin kemenangan bukan semata-mata hitungan senjata, tapi juga faktor "langit". Mereka percaya dengan perlindungan malaikat yang sudah tahu siapa yang bakal unggul. Seperti saat 300 parajurit Nabi Muhammad berjaya menumbangkan 1,300 musuh dalam Perang Badar (2 Hijriah).

Brigade Kataaib Al-Qassam

Sikap itu hasil didikan gerakan Ikhwanul Muslimin (IM) yang didirikan Hasan Al Banna di Mesir pada 1928. Syeikh Ahmad Yasin adalah didikan IM sejak dipenjara kerana ceramahnya pada 1965. Di penjara, putera Palestin asli kelahiran Desa Jaurah, 20 kilometer di utara Gaza itu bergabung dengan cabang IM Palestin yang berdiri pada 1935. Ahmad Yasin syahid diterjah roket Israel pada subuh, 22 Mac 2004.

Corak latihan Al Qasaam dikembangkan dari Nizham Khash (Biro Khusus) IM yang dibentuk di Kairo, Mesir, 1940. Pada perang Arab-Israel pertama 1948, Nizham mengirim 3.000 parajuritnya melawan Israel. Nizham juga berperanan dalam perang Terusan melawan Inggeris, 1951. Dalam aktiviti seharian, Nizham memakai sistem sel tertutup. Satu anggota tak mengenal anggota lain, kecuali dalam satu usrah (group) yang terdiri atas tujuh sampai 10 orang.

Sunday, April 18, 2010

Surat wasiat Komander Ibnu Khotthob kepada anaknya

Ditulis untuk anaknya yang bernama Sholeh, ketika usianya belum genap tiga bulan. Ditulis di daerah Dar-Gho Chechnya.

 
Komander mujahidin Chechnya, Ibn Khotthob

“Nasihat Komandan untuk putranya: surat dari medan tempur Chechnya.”

Sesungguhnya sejarah Islam tidak akan menggoreskan tintanya kecuali untuk para lelaki yang berlaku jujur kepada Allah dan kepada siapa saja yang menyertainya; yang mempraktikkan kata-katanya, dan maju di barisan tempur paling depan.

Percayalah, Sholih, dulu para penyembah dirham, dunia, dan penyembah barat, menyibukkanku dengan profesion dan gaji, dan pahala di sisi Alloh adalah lebih baik dari semua ini. Maka habislah satu generasi dan generasi berikutnya hanya dengan kehidupan rutin yang mematikan, tak jauh berbeza dengan kehidupan binatang. Kita bangun pagi hari, sarapan, kemudian pergi ke tempat kerja, setelah itu makan siang, kemudian pulang ke rumah, kemudian makan malam, dan kemudian tidur. Tidak ada tujuan dalam hidup.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails